journey of life ( kebahagian Cinta ) bag : 3

29 12 2007

ketika jalan semakin sulit ….

Hmm … hari ini aku merasa berat sekali menjalani hidup . Rasanya ada beban berat yang menghantam . Aku bingung dengan jalan kehidupan yang aku lalui sekarang . Tetap di jalan yang ku pilih atau aku berbelok . Terus terang , aku bingung setelah pertemuan dengan Li kemarin . Mentalku tiba-tiba down , aku jadi ngga PD dengan diriku sendiri. Aku juga tak bisa terus-terusan menutupi statusku di depan publik . Suatu saat aku harus berbicara jujur , toch bangkai busuk tak bisa terus disimpan , suatu saat baunya akan tercium juga . Tapi aku juga manusia biasa yang punya hati , aku belum siap mental dengan semuanya nanti , cuma sampai kapan ya aku harus bertahan .

” Dyan …. kenapa mukanya kusut ? ” Tanya Bunda lembut padaku

” Ehm … maaf bunda , Dyan kayaknya lagi bener – bener lemah saat ini ”

” Bunda tau ini berat banget buat Dyandra , tapi Dyandra juga harus tau bunda juga sangat berat awalnya nerima keadaan kamu kemarin . Jauh sekali dari angan-angan bunda. ”

” Itulah bunda , Dyan juga kasihan sama Yanda , udah tua masih harus susah jadi supir angkot demi Dyan dan bunda. Dyandra malu bunda . ”

” Bunda ngerti perasaan Dyan , tapi keadaannya emang lagi begini khan ? bersabarlah , minta petunjuk sama Allah ”

” Udah bunda , Dyan capek , Dyan pikir kayaknya Tuhan ngga sayang sama Dyan , Tuhan benci sama Dyan ”

” Dyan … jangan begitu nak , Allah sayang banget sama semua umatnya termasuk Dyandra ”

” Iya sangking sayangnya sampai Dyan … “! Bunda menghentikan ucapanku.

Bunda menitikkan air mata.

” Bunda … maafin Dyandra , tapi mau ngga mau itu … ” Aku menghentikan karena melihat bunda semakin sedih.

” Dyandra …. ” Bunda menghampiri dan membelai rambutku.

” Bunda ngerti nak betapa berat beban di kepalamu , tapi bunda mohon jangan kau sebutkan masa lalumu itu nak , bunda ngga malu , tapi alangkah bijaksananya kalo kita tidak lagi menyebutnya , biarlah ia terkubur bersama kenangan buruk . ”

” Yang bunda maksud adalah , Allah masih baik , masih ngasih kesempatan sama Dyandra untuk berubah , bunda percaya Allah ngasih cobaan ke semua umatnya sesuai dengan kemampuan masing-masing ngga lebih ”

” Trus bagaimana yang bunuh diri bunda ? ” Tanyaku

” Mereka yang mengambil jalan pintas itu adalah kesalahan mereka sendiri , padahal kalau mereka sedikit bersabar , semua masalahnya akan ada jalan keluar. Tapi Dyandra jangan punya niat bunuh diri khan nak ? Dyandra masih sayang bunda , yanda dan saudara-saudara mu yang lain khan ? ” Tanya bunda dengan nada cemas.

Aku menggelengkan kepala .

” Tidak bunda , mudah-mudahan jangan kepikiran . ” Lanjutku lagi.

” Tapi bunda , Dyandra malu kalau terus numpang tanpa kerjaan yang jelas , kasihan Yanda sudah tua . ”

” Dengar sini nak , janganlah kau mengulangi kesalahan yang sama . Bunda tau keinginan tulusmu adalah membahagiankan bunda dan yanda. Tapi kamu juga harus ingat tentang dirimu . Bunda dan yanda ikhlas dengan keadaaanmu saat ini . Harta bukanlah segala-galanya. Seperti pepatah jawa bilang mangan ora mangan sen penting ngumpul.

Aku terharu mendengar jawaban bunda .  ” Oh bunda maafkan Dyan yang dulu selalu mengecawakan dan membuat bunda sedih dan sekarang bunda sama yanda menderita karenanya . Dyandra minta maaf banget.”  Ujarku dalam hati .

” Jadi yang harus kamu pikirkan sekarang nak adalah bagaimana agar hidup baru yang dijalani sekarang lebih ada artinya buat kamu . kamu bisa tidur nyenyak , melangkahkan kaki kemana yang kau suka , itu semua adalah nikmat yang harus kita syukuri . Meski kamu belum bekerja buat bunda sama yanda ngga ada masalah , yang penting kamu sehat dan bahagia. ” Nasehat bunda lagi.

” Ya sudah nanti malam kau bangunlah untuk sholat malam , adukanlah semua pada yang Maha Kuasa , Insya Allah Dia akan menunjuki jalan untukmu . ”

” Baiklah bunda , Insya Allah Dyandra akan kerjakan . ” Ujarku.

Malam telah menunjukkan pukul 02.00 dinihari , dan aku sekarang berada di atas sajadah biru . Banyak yang bilang di antara pukul 01.00 – 03.00 , Allah Maha mengabulkan doa hambanya yang meminta. Namun bagiku , Allah selalu mengabulkan permintaan hamba- Nya , namun dalam pengabulannya , ada yang langsung , 1 minggu sesudahnya ataupun malah diberi ganjaran di akhirat. Yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.

” Ya … Allah , hamba tau hamba adalah orang yang paling berdosa. Hamba tau hamba kotor , tapi Ya Allah yang maha rahmat dan rahim , berikanlah hamba petunjukkmu ke jalan yang terang , bukakanlah hati dan pikiran hamba untuk mencoba menerima semua ujian yang sedang kau berikan sekarang . Jangan biarkan hamba salah melangkah lagi dan melupakanmu. Bimbing hamba ya Allah . Hamba tau hamba tak pantas meminta , namun hamba juga tau Engkau sangat kasih terhadap makhlukmu. Kasih sayang dan Rahmatmu mendahului Azab dan murkamu . Tetapkanlah pendirian dan diri hamba terhadap celaan mereka yang tidaj suka sama aku . Ya Allah hanya kebahagiaan dunia dan akhirat untuk hamba dan orang-orang yang hamba cintai sebagai tujuan hidup hamba sekarang .

Ya Allah tetap bimbinglah hamba untuk selalu istiqamah dan ingat padamu , jangan biarkab hamba terpelosok lagi. ”

Balikpapan 28 Desember 2007

Nantikan terus kisah novel ini

masukan dan saran dapat dikirim ke dyandrawicaksono@yahoo.co.id





bag ke 2 : journey of life ( kebahagiaan cinta )

27 12 2007

pertemuan tak terduga

Aku berjalan lagi menuju ke rumahku , memang tak jauh letaknya di daerah Klandasan Balikpapan . Memang sedikit agak kumuh , rumah sederhana yang hanya berukuran sangat-sangat minimalis , beratapkan seng dengan lima penghuni di dalamnya. Namun aku masih bersyukur , karena meski begitu ada sejuta kehangatan keluarga di dalamnya . Tuhan aku masih memilih yang seperti ini , ketimbang rumah besar yang megah namun miskin kehangatan di dalamnya . Aku punya orang tua yang selalu menyayangi dan memberi support atas setiap tindakanku, ipar dan adik yang baru mebina rumah tangga dengan ” Ai ” ponakanku yang lucu , usianya baru 8 bulan dan kelakuannya sangat menggemaskan aku . Rasanya di tengah dunia yang gersang dengan cinta dan kasih sayang , aku merasa menjadi orang yang paling beruntung sedunia.

Saat melintasi Ruko Balikpapan aku ketemu dengan teman lamaku Li , dia kerja di salah satu restoran ternama di kawasan itu dengan posisi cukup lumayan . Dulu sekitar 2 tahun yang lalu aku sangat akrab dengannya , namun sejak saat kemarin , saat badai besar menghempas kehidupanku , kami semakin ada jarak.

” Hi … Li , pa khabar ? ”

” Kamu Dyan … kamu ? ”

” Iya Li…. bulan kemaren tanggal 20 , maap ya .. kamu jadi kaget ”

” Ya iyalah … soalnya khan kamu bilang masih 6 bulan lagi , ternyata … ”

” Ya alhamdulillah , Allah baik banget sama aku meski aku sempat meninggalkannya , dan tentunya berkat doa kamu juga Li  ”

” Ya syukurlah , pesan aku never do the same thing ” 

Iya … btw kamu ada acara ngga ? ” Tanyaku lagi

” Ehm … aku ngga enak , tapi emang aku ada acara sama temen aku , lagipula aku juga harus siap-siap buat preparation ke Bali , mungkin dalam 2 hari ke depan aku ke Bali . Kamu ngga apa – apa khan ? ”

” Ngga apa – apa kok Li , ” Jawabku lemas namun aku sembunyikan

” Mhh.. sorry ya dyan, ada temen aku yang jemput , tinggal dulu ya ? ”

Dan Li pergi begitu saja meninggalkan aku

Ah … ternyata dunia masih sama saja , manusia sangat cepat berubah . Li aku paham dengan keadaanku sekarang , aku memang telah berubah 180 % , juga dengan status yang aku miliki sekarang . Tapi Li , apakah hanya karena itu lantas kamu berubah dari aku . Aku masih sama Li , masih dyandra yang kamu kenal 3 tahun silam , ngga ada yang berubah dari aku. Tapi Li , aku menangkap perubahan kamu . Kamu berubah 180 % Li , meski kamu berusaha menutupinya , tapi hatiku berkata lain . Dulu sangat gampang mengajak kamu jalan , entah itu sekedar cuci mata , atau sekedar jalan bareng . Tapi aku juga ngga mau berburuk sangka sama kamu . Mungkin sekarang keadaannya memang sudah berubah , kamu memang harus disibukkan dengan urusan pekerjaanmu di restoran , karena memang persaingan bisnis makanan di balikpapan memang kian ketat. Kita harus punya trik-trik khusus.

Aku memang menyadari sepenuhnya keadaan diriku , meski aku ingin sekali semua menerima keadaanku ini . Naif memang , tapi cuma itu harapanku. Li , aku cuma ngga ingin kamu berubah sama aku. Aku juga manusia yang punya hati dan nurani , dan Li aku lagi butuh teman sejati atau lebih tepatnya sahabat sejati saat ini . Aku sedang dalam keadaan terpuruk , aku bingung dengan arah tujuan dan masa depan aku , aku butuh temen curhat . Meski pengangguran , aku ngga mau nyusahin kamu dengan mengemis pekerjaan sama kamu . Aku masih punya harga diri untuk berjuang sendiri , meski dari nol , meski harus melakukan pekerjaan hina dan kasar sekalipun, aku rela.

Kupandangi saja tubuh Li yang berlalu , terkenang lagi kenangan bersamanya . Bagaimana dia dengan antusias mengajakku jalan , dan sebagai imbalannya aku mempromosikan restorannya , dan tak jarang aku makan di situ . Ah biarlah semua memang telah berlalu , aku hanya berharap Li tak punya pikiran naif padaku . Memang mencari sahabat sejati yang setia mendengar dalam suka dan duka sangat sulit sekali , seperti mencari jarum di atas tumpukan jerami.

Li , aku masih menyimpan foto kenangan kita , kamu ,aku dan Sin. Kita bertiga berfoto dengan gaya aneh di rumahmu.

Sungguh pertemuan tak terduga yang secara ngga langsung mengajarkan aku untuk bisa menentukan arahku ke depan . Teman mana yang bisa diajak bekerjasama dan tidak.

Kulangkahkan lagi kaki ini untuk melangkah pulang , aku sudah tak sabar lagi menemui ibu dengan senyum hangatnya juga adikku dan si Ai ponakanku yang lucu yang akan menyambut aku dengan tawa inocentnya . Ah … dunia ini rasanya indah kalau sudah ada di rumah , ibaratnya HOME SWEET HOME , rumahku istanaku.





Journey Of Life ( Kebahagiaan Cinta )

23 12 2007

Episode perjalanan hidupku dimulai saat usiaku 24 tahun , dimana aku mengalami saat-saat terberat dalam mengarungi hidup. Kelak episode ini yang awalnya aku sesali , kini kulihat sebagai suatu anugrah terindah dari Allah SWT. Dia begitu sayang padaku sehingga memberi lintasan hidup ini. Suatu fase kehidupan yang sama sekali tak pernah aku pikirkan sebelumnya . Tapi justru sesuatu inilah yang membuat aku kian tegar dalam menghadapi kehidupan , cinta dan juga masa depan . Meski sebenarnya kegalauan masih menyelimuti hati ini , cinta yang terpendam dalam hati terus bergelora , bahkan semakin besar. Aku mencintai seseorang dan sampai sekarang tak dapat aku lupakan . Klise ya , memori cinta pertama yang tak terlupa. Namun itulah kenyataan yang aku hadapi saat ini . Meski aku telah terpisah ribuan kilometer untuk jangka waktu yang lama , namun aku masih tetap mencintainya. Seperti ada keyakinan dalam lubuk hati ini bahwa aku akan bertemu lagi dengannya . Cintaku , yang tak pernah bisa aku lupakan . Read the rest of this entry »