Masa Depan Furniture Indonesia

29 04 2009

Memanfaatkan Khazanah Warisan Budaya dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Melimpah

Indonesia terkenal dengan kekayaan alamnya. Mulai dari sumber daya alam yang melimpah, hingga luasnya hutan yang dimiliki meski kita sama-sama tahu mulai berkurang setiap tahunnya. Dengan geografis yang berbeda-beda, sehingga jenis hasil hutan yang dihasilkan berbeda setiap pulaunya. Namun barangkali kita bisa ambil contoh hasilnya seperti kayu, damar, rotan dan lain sebagainya. Untuk kayu sendiri yang terkenal adalah kayu jati yang telah diproduksi menjadi bahan furniture oleh daerah Jepara. Kayu jati terkenal sangat kuat dan kualitasnya telah diacungi jempol. Dengan beragam jenis kayu yang ada, sesungguhnya industri furniture Indonesia bisa lebih bersaing lagi. Banyak bahan yang bisa dimanfaatkan, dan tentunya untuk desain, kita bisa mengambil dari kekayaan budaya setempat.
Untuk bahan sendiri, rasanya perlu keberanian untuk bisa mengeksplor dari jenis yang biasanya. misalnya saja memanfaatkan batang pohon kelapa, atau pohon karet setelah diambil getahnya. Untuk ketahanan dan kekuatan barangkali bisa kita akali dengan mencampur bahan perekat, lem dari karet juga bisa dimanfaatkan. Setidaknya kita tidak terfokus pada bahan yang sudah punya nama dan biasa digunakan. Kreatif dengan mengambil bahan lain yang tidak biasa namun banyak tersedia.
Untuk pangsa pasar luar negeri, sebenarnya kita bisa memanfaatkan desain tradisional yang kita punya. Motif-motif unik dan bernuansa etnik sesungguhnya sangat disukai oleh konsumen dari Eropa dan Jepang. Karena sesuai dengan keadaan jaman sekarang dimana lebih banyak orang yang ingin kembali ke alam. Jadi kenapa tidak kita namakan saja desain asli dari para pengrajin dan pengusaha furniture di Indonesia dengan 1 moto saja, ” kembali ke nuansa asli Indonesia ”
Untuk desain misalnya, menambahkan ornamen-ornamen unik, contohnya seperti saya yang tinggal di Medan, barangkali di atas meja sebagai salah satu kelengkapan furniture, saya akan meminta untuk digambar dan dibentuk seperti danau toba sebagai salah satu objek wisata yang terkenal. Uuntuk kursi barangkali bisa mengambil contoh dari kursi pelaminan suku yang ada, seperti Nias, yang ada di Sumatera Utara. kita bisa lihat dari menyaksikan peninggalan-peninggalan jaman dahulu yang bisa dijumpai di museum-museum daerah. Atau juga bisa kita gali dari situs-situs yang bisa kita jumpai. Seperti candi Borobudur, candi Prambanan, Istana Maimun, Istana Tapaksiring, Masjid Baiturahman.
Hal ini secara tidak langsung akan mendorong kita untuk lebih mencintai produk dalam negeri sekaligus menjadi ciri dan identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Yakinlah hal ini akan meningkatkan daya saing kita di pasar furniture International, karena kita punya ciri khas dan identitas sendiri. Bukankah yang orisinal, unik dan berciri khas mempunyai nilai lebih, seperti karya coretan Pablo Picasso yang sampai sekarang masih diburu orang, keunikan Piramid di mesir membuat decak kagum siapa saja sampai sekarang, keeleganan Taj Mahal masih menghipnotis ribuan orang, keunikan Pagoda-Pagoda di Thailand membuat orang ingin kembali, kemegahan candi Borobudur membuatnya menjadi salah satu warisan dunia, dan keunikan serta lain dari pada tembok lain membuat tembok raksasa cina menjadi salah satu keajaiban dunia, serta patung-patung dari jaman Romawi kuno membuat siapa saja ingin memilikinya di rumah. Lantas mengapa industri furniture Indonesia tidak belajar dari situ, sambil memperkenalkan warisan budaya kita, sambil juga kita mempertahankan dan menghargai warisan kekayaan budaya yang kita miliki. Kalau bukan kita yang mempertahankan lantas siapa lagi?
Untuk strategi marketingnya bisa dengan mengadakan pameran furniture, tapi sekali lagi barangkali dibuat dengan tema yang lebih meng-Indonesia dan tradisional dengan nuansa alam yang kental. Dan untuk menggaet pangsa pasar dalam negeri yang sesungguhnya sangat potensial, bisa juga dengan menghasilkan furniture berbahan tidak mahal dan harganya dapat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Desain minimalis, simple dengan polesan sederhana, plus bernuansa etnik, barangkali bisa mendapatkan pangsa pasar yang baru. Dan ini sepenuhnya harus bekerjasama dengan industri desain interior untuk bisa mendapatkan furniture yang sesuai dengan yang diharapkan.
Untuk lebih memajukan industri ini yang dibutuhkan adalah kerja sama semua pihak, baik pemerintah, pengusaha furniture dan masyarakat sekitar. Apabila banyak permintaan tentu saja menyerap tenaga kerja yang banyak sehingga ekonomi pun akan semakin meningkat.
Kendala yang terjadi saat ini dimana dunia sedang menghadapi krisis keuangan global seharusnya menjadi pembelajaran bagi para pengusaha khususnya pengusaha furniture, yang konon banyak yang menghadapi ancaman kebangkrutan. Semua bisa diatasi dan ada solusinya, mungkin dari segi harga kita harus bisa lebih menurunkannya, sehingga bisa bersaing, jangan terpaku pada satu bahan yang mahal sehingga barang yang kita jual juga semakin mahal. Keuntungan juga tidak terlalu besar yang harus kita ambil, karena prinsipnya kalau barang tersebut hanya memberi profit 1 % bersih, laku 10 tentunya bisa menjadi banyak.
Setidaknya kita harus bisa mengatakan bahwa kita bisa, industri furniture Indonesia bisa bangkit dan maju. Let`s build wooden furniture Indonesia by always try to found a new wooden furniture design.
Saya yakin dan percaya bahwa masa depan furniture Indonesia akan bisa menjadi lebih dan lebih baik lagi ke depannya. Bagaimana dengan anda semua? Kita harus percaya kita bisa.


Actions

Information

10 responses

30 04 2009
ubadbmarko

Lipatan handuk dalam lemari
Cintailah produk dalam negeri

30 04 2009
hmc

salam aja🙂

4 05 2009
adams

SMK Bisa!! dan Indonesia Bisa!!..

11 05 2009
chrishartarto

MAS SAID…..aq liat perwakilan dari kab TAPSEL untuk blogger sumut blom ada ya..
kebetulan aq orang tapsel, syarat untuk bisa jadi wakil tapsel apa aja, siapa tau nanti ada yang mau…….thanks

12 05 2009
yanti/ mama Aini

Rumahku penuuh dengan funiture Indonesia loo.. Warisan turun temurun dari orang tua yang cinta pada antik….

19 05 2009
Rose

i love made indonesia. kursi ku asli tempahan orang medan lho….

28 05 2009
realylife

@ubadmarko : keren euy pantunnya, yang jelas emang harus mencintai prosuk dalam negeri
@hmc : salam juga ah
@adams : setuju
@chrishartarto : bole banget, makasih dah disebarin ya infonya
@yanti/mama aini : kayaknya bole ni berkunjung ke rumahnya buat liat furniturenya, bole khan bunda?
@Rose : yang benar, di mana nempahnya?

29 08 2009
@hmad

ada juga blogger jepara yang pedulu!! hmmm

31 07 2010
indonesia furniture manufacturer

dukung terus jepara

16 10 2012
Mala Sejahtera

Pada Era Reformasi dan Konseptual seperti sekarang, terutama pasca krisis ekonomi, kita dituntut untuk memutar otak buat memenuhi kebutuhanya. bagaimana caranya? ya dengan membuka usaha. kebanyakan orang membuka usaha sangatlah sulit karena banyak modal yg harus keluar. Bagi anda yang ingin memulai bisnis tanpa modal segeralah bergabung bersama kami. dan kita senyumkan Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s