meretas hari

19 02 2008

hari ini lagi menatap langit , mungkin warnanya kan selalu biru , tak pernah berubah menjadi ungu , Hari yang cerah untuk jiwa ini , secerah mentari yang bersinar dan tersenyum hangat padaku , pada kita , pada pohon pinus yang berarak indah berjejer dengan manisnya .
Cerita pagi ini akan jadi rutinitas biasa yang di lewati , jadi manusia biasa dengan tampang pas – pas an kalo tidak mau dibilang jelek , karena ya kalo kita merasa jelek berarti kita protes dong sama Tuhan yang sudah menciptakan kita . tidak mau protes ah , harus bersyukur meski dengan kondisi apapun , pasti ada hikmahnya khan . Jadi ingat sama Bilal , seorang budak kulit hitam yang punya suara bagus , dan namanya abadi sampai sekarang saat kita akan menjalankan sholat , pasti ada namanya yang disebut sebagai gelar orang yang memanggil untuk sholat .
meretas hari ini akan sama seperti hari kemarin , ada lelah ,ada suka ,ada duka , ya apapun itu , mungkin bisa jadi lebih baik atau bahkan sebaliknya.
kadang meretas hari juga tak selalu sempurna , memang betul ada yang bilang hari ini kalo bisa lebih baik dari hari kemarin kalo mau dibilang berhasil , tapi kita khan manusia biasa , paling cuma berusaha untuk menjadikan nya lebih baik . Apa sich ukuran keberhasilan meretas hari ? belum ada yang pasti khan ? Kalo aku mungkin prinsipnya , aku nyaman , dan menurut aku sendiri tidak ada waktu ku yang terbuang sia – sia tanpa ada yang aku lakukan.
yang jelas di depan rumah masih ada tetangga yang baik hati , masih ada pantai Balikpapan yang bergelombang di teras rumah , masih ada senyum manis ayah dan ibu yang menyambut aku pulang , tingkah lucu ponakanku yang bernama Rayhan , juga teman ku yang masih menyapa aku dengan tulus . O iya masih ada ibu parti , langganan nasi kuning sarapan pagi .
meretas hari , enjoy aja kali ya
meretas hari adalah kejujuran menjalani hidup tanpa menutupi siapa kita yang sebenarnya , ngga munafik , ngga di buat – buat , ngga di paksakan , kalo emang ngga punya uang kenapa musti malu jalan kaki , atau beli rokok batangan , atau makan di warung kaki lima yang murah meriah .
kalo emang ngga punya uang beli bau , pake aja apa yang ada di rumah , kalo emang kata orang ngga pantas makan dan ngumpul di restoran mewah dan kayaknya teman yang katanya merasa high class ngga nerima kita , ya pergi aja cari teman yang emang nerima keadaan kita apa adanya . hidup jadi lebih mudah dan simple
Ya … meretas hari … so simple , so easy … kalo kita mau .


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s