berdoa

19 02 2008

waktu sudah lewat jam 12 malam
mata belum mengantuk
mungkin juga insomnia lagi merebak di otak
aku lagi mikir
what the things best do at this moment

Sajadah panjang masih tergolek pasi
di sudut ruangan bersama kekasihnya sarung yang baik hati
tapi otak juga masih bingung masih mikir
sejuta kompilasi berputar terus
lebih dari pada piringan hitam milik dede tetanggaku

Nyaris … aku cuma diam
tv masih menyala programnya itu – itu juga
sinetron dengan segala mimpinya
berita dengan segala kekacauannya
bintang imitasi lewat kontes instant
berita kriminal yang tak pernah menyejukkan hati
film yang mungkin sisi edukasinya kurang

Aku lupa , lupa masih punya Tuhan
lupa masih ada yang punya mukjijat tiada hingga
aku lupa mengisi nurani dengan makanan ruhani bergizi

Lalu ke kamar mandi , mengambil air suci
membasahi sisi kotor dari tubuh
melumuri dengan kata suci , basah hingga ke dalam rongga hati
aku lagi pasrah , menyerahkan diri pada si empunya Nya

Sajadah panjang sudah kuhamparkan
sarung sudah kukenakan
aku lalu berdiri , menyerahkan jiwa dan raga ini
damai , hening dan sunyi
hembusan angin terdengar semilir
menyejukkan jiwaku yang tadi kosong dan gersang

Tangan ini sekarang tengadah di depan dada
aku kusyuk menyerahkan permasalan pada -NYA
IKHLAS , PASRAH , MENYADARI KE ALPAAN
aku melakukan nya lagi
aku berdoa , berdoa dengan setulus hati
percaya ia akan mengabulkan
entah itu secepatnya di dunia
entah itu penghapusan dosa ku yang lalu
entah itu menjadi tabungan saat berhadapan dengan -NYA di hari penghakiman
Entahlah….

Yang jelas aku akan terus berdoa tanpa henti
aku akan berdoa dengan setulus hati dan penuh keikhlasan
aku akan berdoa , sampai IA tak mengizinkan aku berdoa lagi


Actions

Information

12 responses

19 02 2008
unai

ughh bagus banget…makasih sudah mampir yah..salam kenal

Terima kasih , tapi sesungguhnya pujian itu milik Allah , semoga saya terus mendapat anugrahnya ya . terima kasih atas silaturahminya ya , sering – sering silaturahmi

19 02 2008
Amel

Karena Do’adalah kekuatan terbesar seorang muslim..

Keep Struggling, makasih atas kunjungannya, salam kenal, insya Allah nanti sy kirim lagunya via email anda yg d wordpress.:)

btw, ijin nitip link n nempel link d blog sy ya, makasih..

bener banget , emang doa adalah kekuatan setiap insan . boleh aja kalo mau nitip link . saya persilahkan . terima kasih atas kunjungannya . sering – sering silaturahmi ya

19 02 2008
Amel

Lhoh maaf ternyata sy slh, yg request lagu it bukan anda, maklum mobile blogging jd td slh ingat maen klik aj n komen:D..Harap maklum ya, Makasih..

ngga apa – apa mbak . manusia itu khan nda pernah lepas dari salah dan alpa
tapi kalo lagunya bagus boleh juga tuch di kirim buat saya
terima kasih silaturahminya lagi

19 02 2008
max

puisi yg bagus… semoga terus dapat hidayah

Alhamdulillah , terima kasih atas pujiannya . Terus doakan saya ya mas , semoga selalu mendapat hidayah dari – NYA .
Terima kasih atas silaturahminya , sering – sering silaturahmi ya

19 02 2008
orangmiskin

puisi yang menyentuh. salam kenal ya

Terima kasih mas , Alhamdulillah . lam kenal juga . Terima Kasih sudah silaturahmi . sering – sering silaturahmi ya

20 02 2008
olangbiaca

Asl…Subhanallah…….puisi yg lahir dari ungkapan jiwa yg dalam…..banyak hikmahnya, moga kita nggak bosan2 berdo’a kepda-NYA, sampai ia tak mengizinkan-NYA (mati datang menghampiri).

oiya salam kenal mas dri saya olang biaca.

Waalaikum salam . ya semoga kita tak pernah lupa dan bosan berdoa padanya . Lam kenal juga mas . makasih ya sudah silaturahmi di sini
sering – sering silaturahmi ya mas

20 02 2008
duniaichigo

Trimakasih sudah mengingatkan, terkadang chigo juga suka lupa kalo semua ini adalah ujian dariNya

sama – sama mbak chigo , Alhamdulillah bisa mengingatkan saya dan orang lain . Makasih ya udah sering silaturahmi ke blog ini

20 02 2008
ipotes

banyak makna yang terkandung di puisi itu.. trims

Sama – sama . Terima kasih sudah silaturahmi lagi . Sering – sering silaturahmi ya

20 02 2008
Panda

aku sudah memenuhi undanganmu. ah, masih kacau balau puisi ini. andai sajadah itu tidak dibiarkan, tapi diambil untuk bertahajud, puisi ini pasti lebih menggigit. hehe. sori, sok tahu.

Alhamdulillah , masih ada yang mau mengkritik . Nda apa – apa , justru saya merasa bangga , ternyata puisi ini diapresiasi dalam sesuai dengan hati nurani
makasih ya sudah memenuhi undangan saya
sering – sering kasih koment ya , dan datang tanpa di undang

20 02 2008
Abeeayang™

Amien….

amin juga . makasih ya sudah mau silaturahmi lagi

21 02 2008
ZeiN

Hmm… Untuk Tuhan…

iya , untuk TUHAN .
makasih ya sudah silaturahmi di sini
sering – sering silaturahmi ya

24 02 2008
Liem Fransiskus Aprianto

Puisi yang berguna bagi saya, yang sering lupa akan Tuhan. Terimakasih mas telah mengingatkan. Salam kenal.

salam kenal juga . terima kasih , dan bersyukur karena puisinya bisa mengingatkan.
terima kasih sudah silaturahmi di sini
sering – sering silaturahmi ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s