Sebenarnya tujuan hidup …

16 02 2008

Sebenarnya belakangan ini agak – agak bingung juga , suka kacau dalam menentukan arah tujuan dari kehidupan yang di jalani . Kemaren udah semangat mau ngerjain hal penting dan berarti dalam hidup yang singkat ini . Tapi balik lagi , rasa malas dan pesimis bangkit lagi , cape dech …. Yach kadang – kadang kita akan berada di titik nadir kehidupan , titik minimum terendah dalam eskalase hidup . Toch hidup itu penuh warna – warni , ngga selamanya berwarna putih , kadang merah , abu – abu dan tak jarang berwarna hitam . Lantas apa langsung menyerah , menyalahkan Tuhan dengan kondisi warna hitam tersebut ? Bagi sebagian ngga munafik pasti bilang iya , tergantung Individu masing -masing . Ya ngga sok mengajari sich , karena sebagai manusia biasa , justru saya menyadari saya banyak putus asa dan mengeluh . Andai hidup saya lurus – lurus saja , bahagia happy after bagai kisah cinderella , atau another movie , mungkin hidup justru membosankan dan monoton ya . Makanya di banyak renungan yang saya tulis adalah pengobar dan pembangkit semangat saya , jangan pernah menyerah , jadi diri sendiri dan satu lagi masukan dari teman , kita harus struggle , ngga boleh cengeng menghadapi hidup yang kadang sekejam ibu kota . Emang sich , kadang aku ngerasa , aku ini anak manja dan cengeng , dan pernah merasa menjadi manusia paling lemah di muka bumi , dan ngga jarang aku protes sama Tuhan , kenapa ya hidup aku kok kayaknya nda sesuai sama harapan . Hmmm , Alhamdulillah ngga sampai pada kejadian ngga percaya sama Tuhan , aku bersyukur banget . Lewat suatu keajaiban , miracle , i realize , sebenarnya apa sich tujuan hidup yang sebenarnya . Apa dengan punya uang segudang , rumah mewah bak kerajaan Cinderella , punya wajah tampan seperti brad pitt , atau dipuja seperti miss Universe ? Or pilihan lain , menjadi orang biasa , menjalani rutinitas sehari – hari , ngga jadi seleb , ngga terkenal , ngga gaul ? Ya agak pusing juga .

Tapi aku teringat kata – kata bijak , manusia yang berhasil adalah yang berguna bagi manusia dan makhluk lainnya .

Ibaratnya sebagai makhluk sosial , kita ngga bisa hidup sendirian di muka bumi ini , oleh karena itu meskipun kita punya hak Asasi tetap harus memikirkan hak asasi yang dimiliki oleh orang lain.

Aku juga mikir , bersyukur , dan ngerasa hidup ini indah mungkin membantu kita dalam mengintropeksi diri sendiri sebelum berkoar gede menasehati orang lain.

Aku ingat seorang yang lebih banyak mengintropeksi orang lain akhirnya lupa intropeksi diri sendiri , sehingga akan mudah bagi orang lain menjauhi , meski sebenernya kita ngerasa diri kita paling baik.

Yach , aku ngga mau begitu , namanya egois barangkali , ibarat melihat kesalahan orang lain tanpa pernah mau mengakui kesalahan diri sendiri .

Ingat Hidup cuma sebentar , apakah kita ngga mau meninggalkan nama abadi di hati setiap orang dengan kesederhanaan dan kasih sayang kita ?

Jadi sebenarnya tujuan hidup … bagi saya adalah memberikan manfaat pada yang lain , membantu dengan seikhlas hati tanpa meminta balasan , jadinya seperti kata pak erander sukses di dunia dan akhirat .Ibaratnya bahagia lahir dan batin

Yang artinya di dunia kaya raya , di akhirat masuk surga .

Tapi ini cuma opini dan renungan pribadi saya , yang setuju monggo , yang ngga juga pasti punya alasan tersendiri . Sekali lagi hidup itu pasti penuh warna , dan jika kita merasa berada di titik terendah dan nadir dalam kehidupan kita , jangan pernah gengsi menutupinya , carilah teman yang bisa di ajak berbagi , Dan rasakan penilaian apa adanya orang terhadap kita , bukan karena kelebihan fisik atau materi yang kita punya .

Lebih baik jelek penilaian di mata manusia , daripada Tuhan yang menilai jelek tingkah laku kita .

Tidak ada satu manusiapun yang berhak menilai pribadi kita , menilai baik buruk kehidupan dan jalan hidup yang kita tempuh , semua urusan itu kita kembalikan kepada YANG MAHA ADIL memberi penilaian .

Tak ada legalitas yang syah di muka bumi ini , jalani saja sesuai koridor keyakinan dan hati nurani yang kita punya , bersandiwara atau munafik dalam hidup justru membuat kita tertekan dan ngga berani menghadapi masalah yang ada di depan mata.

Jangan lari dari masalah , hadapi saja , Insya Allah di ujung tanduk sekalipun tetap ada secuil jalan keluar yang diberikan Tuhan .

Ingat baik buruk manusia bukan tergantung dari fisik dan kelakuan sehari – hari secara kasat mata , tapi lebih pada rasa mengerti akan lingkungan sekitar dan tidak pernah merasa lebih baik dari orang lain , banyak intropeksi pada diri sendiri dan tidak pernah mau memberikan penilaian pada orang lain .

Finally … carilah … apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup … kita


Actions

Information

7 responses

16 02 2008
Cabe Rawit

Makasih atas fostingan yang mencerahkan ane pagi ini bang… Ane kembali diingin tentang tujuan hidup ini. Ane jadi malu😉

Ane perdanax ya???

Alhamdulillah kalo bisa mencerhkan orang lain . makasih atas komen perdananya , semoga makin sering silaturahmi ya

16 02 2008
bettyti2

hidup itu pilihan …bisa jahat bisa baek abu abu putih hitam itu pilihan tuhan sudah memberi bantuan dengan petunjuknya tinggal kita aja yang milih jangan menyalahkan orang lain…kamu pasti akan slalu bersyukur dan puas..

Terima kasih , kata – katanya begitu menyejukkan dan mengingatkan saya untuk tetap sadar akan arti sebagai insan . terima kasih sudah silaturahmi dan mampir di sini
sering – sering silaturahmi ya

18 02 2008
-tan

trima kasih udah kembali diingatkan mas, saya ini kadang-kadang menjalani hidup seolah tanpa tujuan. harus sering2 instropeksi diri nih!! mungkin boleh mengoreksi orang lain, selama kita telah menerapkan untuk diri kita sendiri

sama – sama mas . tapi terutama saya mengingatkan diri saya sendiri untuk slalu intropeksi diri . Terima kasih atas silaturahminya ya . sering – sering silaturahmi ya

20 02 2008
Nin

Tujuan hidup saya…. masuk surga

sama mbak , saya juga pengen banget masuk surga

7 03 2009
ditri

Setuju Bang. Bagi saya yg terpenting adalah “men syukuri nikmat yang telah ALLAH SWT berikan, niscaya nikmat itu akan ALLAH SWT tambah”. Mohon ma’af kalau kata-kata dalam tanda kutip tidak 100% sama dengan aslinya.
Best Regards.

30 06 2011
AnTiq Subagya

tersenyumlah…
itulah tujuan hidup yg sebenarnya,,,

9 09 2012
angga

keren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s