Bersih hati … ehmmm

7 02 2008

agak sedikit berat juga menuliskan masalah ini , tapi saya menulis ini adalah demi pencerahan diri saya sendiri. Saya khan manusia biasa , yang katanya punya banyak kekurangan . terutama masalah hati , qalbu , heart or apapun bahasanya . Saya merasa hati saya belum bersih seutuhnya . saya masih punya dendam , masih punya sifat nyeleneh , masih suka sama duniawi yang katanya sich semu adanya . seorang sahabat pernah bilang , ” said di dunia ini ngga ada yang abadi , roda itu terus berputar , jalan hidup juga , kadang di atas , kadang di bawah , ada suka , ada duka , ada catatan putih bersih mulus , namun tak jarang catatan hitam penuh noda yang berlumpur ” .

Yaps , dalam hidup kita pernah merasa di titik yang paling tinggi , namun tak jarang kita juga berada di titik paling rendah .

itulah hidup yang akan tetap terus berjalan , sampai Tuhan menghentikan waktu pada saat moment Detik terakhir menghampiri kita .

Pastinya diantara berjuta warna kehidupan itu , emosional yang nota bene berada pada hati turut berkecamuk dan berandil besar . Hati mungkin adalah semua tempat berasalnya niat untuk melakukan sesuatu .

Teringat kata Nabi Muhammad SAW dan juga AA gym ( meski sekarang katanya kurang populer ) dan beliau juga mengambil hadis Nabi Muhammad SAW.

Maknanya begini ” ada 1 bagian dari tubuh manusia , dimana jika bagian itu bagus maka Insya Allah baiklah semuanya , tapi jika dia hancur maka hancurlah semuanya , yaitu hati , qalbu .

Begitu flexibel dan berartinya , dan saya merasa ini tidak ada kaitannya dengan agama , karena saya juga yakin tidak ada yang diajarkan untuk mempunyai hati yang jelek , tergantung dari individu masing – masing yang menjalankan .

Hati adalah universal , semua orang punya . Hati nurani , meski orang sekejam Hitler , seangkuh napoleon bonaparte , ataupun seflamboyan Ir Soekarno , bahkan Inul daratista , Tukul , dan tentunya kita semua , saya dan anda .

Tapi kadang ya itu , namanya juga manusia , kadang kita tidak pernah mau membersihkan hati , ibaratnya jasad yang sering kita beri makan dengan vitamin , gizi dan protein . hati juga begitu adanya .

Minimal ingatlah kebesaran Tuhan dengan keyakinan kita masing – masing , mengerti bahwa dalam hidup yang singkat ini kita juga bersosialisasi dengan berbagai macam orang , berbagai macam keyakinan , berbagai macam kebutuhan . Kalo hati sudah dibersihkan dari penyakit seperti misalnya sirik ,dengki , iri ,egois , pemarah dan coba diisi dengan perasaan tulus , mau dan bisa memberi maaf , empati , kasih sayang dengan seluruh makhluk , mengalah , sabar . Insya Allah perdamaian dan keharmonisan pasti terjaga .

Jagalah hati selalu sirami dengan perasaan yang menumbuhkan rasa kebersamaan , kerukunan dan perdamaian .

Indahnya hidup berdampingan tanpa ada rasa curiga , damainya mempunyai hati yang dipenuhi dengan cinta kasih , rasa sayang , empati , saling perduli , ramah , hangat di tengah gersangnya dunia yang dipenuhi rasa curiga , saling sikut , saling pukul , saling menjatuhkan , saling ngga percaya , saling merasa paling benar , paling hebat , paling kuasa , paling cantik , sombong , egois dan selalu menciptakan perang .

jadi bener juga lagunya AA gym

jagalah hati , jangan kau kotori

sebuah ajaran sederhana penuh makna , namun karena satu kesalahan yang menurut kita akhirnya ajaran – ajaran sederhana dari seorang AA gym jarang berkumandang .

Bukan pembelaan , namun harusnya yang diteladani adalah sifat baiknya , mulai menghargai dan tidak mengkultuskan seseorang apalagi public figur sebagai sosok yang sempurna , ingat dia adalah manusia biasa bukan Tuhan .

Menjaga hati juga adalah lebih intropeksi pada diri sendiri tanpa harus mengomongin orang dengan hal – hal jelek yang dia punya , apalagi kalau orang itu sudah meninggal dunia .

balik lagi pada diri kita sendiri , apa kita mau diperlakukan seperti itu juga , apa kita mau dosa kita terhadap manusia tidak di maaf kan ?

ketimbang melakukan hal itu lebih baik membersihkan diri , mulai membenahi lingkungan terkecil dari rumah kita sendiri , lebih banyak aksi ketimbang seminar seharian yang menghabiskan banyak biaya sia – sia .

mulailah dari diri sendiri , dari yang kecil , dan saat ini juga.

Bersih hati … ehmm Insya Allah bisa , tidak ada pernah ada kata terlambat memulai sesuatu , intinya niat yang tulus dan mau belajar , belajar berubah menjadi lebih baik.

manusia yang berhasil adalah manusia yang memberi manfaat untuk lingkungan sekitar dan orang lain.

mari sama – sama belajar untuk mulai membersihkan hati


Actions

Information

3 responses

8 02 2008
Fakhrurrozy

Saudaraku,

Izinkan saya berbagi pandangan disini🙂 . Bagi saya, tanpa agama [Islam], kita tak akan mengerti bagaimana seharusnya bertindak dengan nilai [aturan] yg baik dan benar dalam banyak sisi kehidupan. Begitu indahnya islam yang memperhatikan segala sisi kehidupan berikut nilai keindahan dan kebaikan di dalamnya, termasuk perihal menata hati [membuang sifat-sifat buruknya dan menggantikannya dengan sifat-sifat baik] untuk senantiasa menjadi bersih hingga sekedar adab masuk ke dalam toilet dan membuang hajat ataupun dalam mengatur hubungan dengan lawan jenis. Semuanya tersaji “Indah” untuk kebaikan manusia itu sendiri, tidak lain karena begitu kasihnya Tuhan sehingga Dia utus banyak Rasul untuk banyak umat di tiap-tiap zaman sampai yg terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW dengan segala keindahan dan keagungan akhlaknya yg membawa aturan ilahi yg tentu sesuai dengan kecondongan dan tabiat manusia itu sendiri [yg sering salah dan khilaf].

Sehingga, saat akan berbuat sesuatu, yg menjadi pertimbangan adalah apakah hal yg akan kita lakukan itu sesuai dgn aturan-Nya dan mencari ridho-Nya serta untuk meneladani Rasul-Nya ataukah atas dasar suka atau tidak suka pribadi [hawa nafsu]. Bukankah begitu saudaraku?🙂

Mohon maaf atas segala khilaf. Salam silaturrahim🙂

Wassalamu ‘alaikum

assalamualaikum salam , begitu indahnya anda menyapa saya sebagai saudara , saya sangat tersanjung dan merasa bahagia . Islam adalah ajaran tinggi dan mulia , sayang banyak penganutnya seolah tak perduli dengan ajaran tinggi itu . Marilah menjadi penerang dalam meneruskan dakwah . terima kasih karena telah menjalin ukuwah , semoga silaturahmi ini terus berjalan
saudaraku
waalaikum salam

10 02 2008
mamadika

wah….makasih udah mampir di blogku..kamu tuh blognya seru2 banget….ketemuan yuuks….aku tulis di fs no hpku…Good luck yah

iya , sama – sama mbak . No nya udah tak liat di fs , terima kasih juga atas silaturahminya , sering -sering mampir dan silaturahmi ke blog saya ya

11 02 2008
Nin

Ehmmmmm (entah ini batuk kecil atau suara gumaman)…
Dalam buku ‘Mensucikan Jiwa’, Syekh Sa’id Hawwa mengupas habis tentang penyakit hati dan bagaimana membersihkannya.
Namun, kadang teori terdengar begitu mudahnya.
Sudah beberapa bagian dari buku itu kubaca ulang, saat membacanya aku tersadar akan jeleknya penyakit-penyakit hati itu dan ingin sekali menghilangkannya…. sesaat kemudian dorongan nafsu (atau bisikan syetan) perlahan menghadirkannya lagi…
Insya Allah dengan sering-sering membaca taushiyah seperti ini kita akan semakin tangguh melawan dorongan-dorongan itu. Terima kasih sudah mengingatkan

Iya mbak , kadang emang harus dilawan tuch , ya tapi namanya manusia kadang kita emang lemah dan ya itu tadi saling mengingatkan dan menguatkan . Alhamdulillah bisa mengingatkan diri saya sendiri dan orang lain . Makasih ya mbak Nin sudah silaturahmi lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s