menjadi perempuan yang baik

4 02 2008

Berdasarkan data statistik , ternyata jumlah perempuan lebih banyak prosentasi dan populasinya dibandingkan laki – laki . Lalu dengan jumlah yang banyak itu , kami sebagai kaum laki – laki mengharap bisa bertemu perempuan yang nantinya akan mendidik anak – anak kami kelak .

Pas saya ke gramedia hari ini , saya bertemu dengan banyaknya buku yang mengangkat tema perempuan , mohon maaf untuk kaum feminis , yang selalu mengangkat tema kesetaraan gender dan emansipasi.

Sebenarnya apa sich yang dicari , kesetaraan nya atau menyadari sepenuh hati tentang alasan yang menciptakan untuk meletakkan derajat perempuan satu level di bawah laki – laki .

Misteri apa yang membuatnya sedemikian rupa ?

Maaf kalo ada yang tidak setuju, namun ini hanyalah opini pribadi berdasarkan penulusuran dan yang dilihat sepanjang 26 tahun hidup di antara laki – laki dan perempuan.

Menarik adalah bahwa sekarang banyak perempuan yang berteriak dan memperjuangkan hak yang sama dengan laki – laki . Mereka tak perduli lagi dengan tugas utama dan mulia yang di pegangnya .

Istri atau perempuan adalah tiangnya rumah tangga . Mereka yang menentukan bahwa keluarga itu bahagia , maju atau tidak .

Perempuan dengan keindahan tubuhnya , maaf kalo ada yang tersinggung , tapi justru karena saya begitu menghormati seluruh wanita yang ada di jagad dunia ini , tak perduli apakah dia punya tubuh yang membuat laki – laki tertarik , atau justru menjauhi , bagi saya semua perempuan itu sama , cantik tidak ada yang tampan.

Dengan segala pertimbangan Tuhan menciptakan makhluk yang bernama wanita dengan anotomi yang sempurna dan indah . Lalu yang saya herankan kenapa perempuan tidak pernah mau mensyukurinya dan terkadang malah meminta kodrat yang sama dengan laki – laki , kalau menurut saya itu sama saja menghujat Tuhan yang menciptakan . Kalau kita menyadari bahwa laki – laki memang tidak bisa melahirkan , tidak punya tangan lembut yang bisa mengatur rumah , tidak punya kelembutan yang dapat menghangatkan rumah , lalu kenapa perempuan menuntut emansipasi dan tidak mensyukuri nikmat Tuhan.

Perempuan yang baik adalah yang mengerti fungsinya sebagai ciptaan Tuhan , mengurus keluarga kalo ia sudah menikah , memprioritaskan mengasuh anak , menyenangkan suami , melayani suami , memberi pendidikan yang bagus untuk anak . semua itu bisa dilakukan kalo ia punya waktu di rumah .

Terjadinya perselingkuhan , kenakalan remaja , sex pra nikah , semua itu terjadi karena perempuan tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya . Bukan membela laki – laki karena saya laki – laki , tapi lebih kepada pokok dasar kenapa itu semua terjadi .

Pernahkah perempuan zaman sekarang yang berani total untuk tinggal di rumah mengurus suaminya dan anak-anaknya? punya pendidikan itu perlu , tapi apakah sampai harus mengorbankan rumah tangga ? mengorbankan apa yang harusnya diurus demi mengejar duniawi yang ngga ada habis – habisnya .

Cobalah tips sederhana ini

apabila suami pulang , sambutlah ia dengan dandanan yang cantik dan elegan , ingat ini hanya untuk suami . menyiapkan air panas , dan selalu menjaga kebugaran tubuh dan penampilan . Tidak menjejali dengan permasalah yang sesungguhnya masih dapat diselesaikan sendiri . Ibaratnya saat dia pulang kerja dan datang dengan muka kusut karena ada permasalahan yang dihadapi , sambutlah dengan senyuman , dan mulai membicarakan permasalahan saat ia sudah agak reda dan anda berhasil membuatnya tersenyum.

Intinya komunikasi dan punya waktu untuk diluangkan berdua .

Untuk perempuan yang remaja , saya hanya minta untuk menjaga kesucian dan kehormatan , kalo tidak mau diganggu , pakailah pakaian yang pantas dan sopan , toch pakaian seperti itu tidak akan ketinggalan zaman , lihatlah keanggunan siti kdi dengan busana sopannya , walaupun tidak mengenakan kerudung tapi sopan dan beretika , kalian akan kelihatan lebih elegan dan dihargai oleh laki – laki.

menjadi perempuan yang baik secara general adalah yang mampu menjaga kesopanan , beretika , pintar , santun , menjaga martabat sebagai perempuan , mengerti akan fungsinya sebagai makhluk Tuhan yang bernama perempuan.

Saya mohon maaf apabila banyak yang tersinggung , sungguh ini hanya opini pribadi , dan keinginan saya pribadi terhadap kemajuan perempuan , demi menjunjung harga diri mereka , karena dengan tingkahnya saat ini , justru banyak perempuan yang dilecehkan , dimadu , dianiaya , dikhianati dengan perselingkuhan .

Perempuan … jangan sampai terhina hanya karena tak menyadari bahwa Tuhan sudah begitu sempurna menciptakan dan mengagunggkan perempuan dengan memberinya rahim yang dapat meneruskan keturunan anak cucu adam sampai dunia ini berakhir selamanya.

Sadarilah wahai perempuan , banggalah dengan kecantikan fisik dan hati yang dimiliki , banggalah dengan rambut panjang terurai yang dipunya , banggalah dengan kulit halus , banggalah punya rahim untuk melahirkan , banggalah karena kau dicintai bukan mencintai , banggalah dengan kodratmu sebagai istri , ibu dan tiang agama serta rumah .

Ingatlah , dibalik laki – laki yang sukses pasti ada wanita yang mendampinginya .

Bangsa yang maju adalah dimulai dari rumah tangga , dan banggalah karena anda , perempuan adalah penentunya , karena anda yang mencetak generasi muda yang tangguh , inovatif , cerdas dan mandiri .

Banggalah menjadi perempuan , menjadi perempuan yang baik

About these ads

Actions

Information

20 responses

5 02 2008
Dewi Andriyanti

Terima kasih :)

sama – sama mbak

6 02 2008
Nin

Wah berat nih topiknya.
—–
Menarik adalah bahwa sekarang banyak perempuan yang berteriak dan memperjuangkan hak yang sama dengan laki – laki . Mereka tak perduli lagi dengan tugas utama dan mulia yang di pegangnya .
—-
Banyak mungkin, tapi juga tak sedikit yang tetap berkomitmen thd tugas utamanya.
Saya banyak menjumpai perempuan yang sungguh2 dalam perannya menjalankan fungsinya, bahkan apa2 yang tidak tertulis di dalam alqur’an maupun hadits.
Saya juga menulis tentang kiat-kiat para isteri menyenangkan hati suami, pada tulisan terakhir di blog saya. (ribet kalo harus dilink, jadi silakan langsung kunjungi blognya saja ya)

ok dech mbak nin . ini saya langsung meluncur ke blog nya mba nin
makasih udah silaturahmi lagi

6 02 2008
Cabe Rawit

Wuih, mantaps benar postingannya. Andai ane perempuan…. :mrgreen:
Salam dari ane…

alhamdulillah . bersyukurlah menjadi laki – laki atau perempuan , semua itu anugrah dari Tuhan . salam balik dari saya . terima kasih sudah mau silaturahmi , sering – sering silaturahmi ya

6 02 2008
ayaelectro

perempuan sekarang udah pinter2 kok. kayak gw(bah….ampun dah, haha!)

yaps , saya juga seneng banyak perempuan yang pintar , asal mereka tidak pernah lupa dengan kodratnya sebagai perempuan . terima kasih sudah mampir dan silaturahmi , sering – sering silaturahmi ya

6 02 2008
alirfan

Perempuan..
emang bisa aja jadi tongkat, namun bisa juga jadi ralat.

Terkadang aku seperti kamu, bingung. Entah apa sih misinya feminisme.

Di tanah airku, punya satu pertubuhan Sisters In Islam. Feminin mereka bisa menggoyah akidah lho.
-Kuasa talaq ngapain dipikul pada suami?
-Ngapain laki-laki warisnya lebih banyak dari perempuan dalam Faraidh?
MasyaAllah.. minta saran dari tuan rumah dan teman-teman.. Apa perlu dilakukan sama pertubuhan ini ?

ya , negara barat sudah menancapkan kukunya , terutama di negeri yang mayoritas muslim . Saran saya adalah memulai gerakan untuk menyadarkan akidah dari orang terdekat . Kerana , semua penjelasan sudah ada di dalam al – Qur`an . Marilah kembali kepada Al – Qur`an dan identitas kita yang asli . Saya ucapkan selamat berjuang pada anda , ingat sesuatu yang baik itu akan penuh pengorbanan untuk dilaksanakan , dan yakinlah Allah akan selalu membantu kita .

8 02 2008
endah

Trimakasih atas perhatiannya pada kaum perempuan…
Aku dan teman2ku sedang belajar untuk mjadi perempuan yg baik. Doakan kami tetap istiqomah yah…

Sama – sama mbak , saya doakan smoga tetap istiqomah untuk menjadi pwrempuan yang baik . trima kasih karena sudah silaturahmi , sering – sering silaturahmi ya

8 02 2008
pipiew

Subhanallah, banyak wanita sekarang yang kurang menyadari perannya sebagai wanita, termasuk saya mungkin, tetapi saya akan mencoba menjadi sebaik-baiknya wanita, terutama ketika merangkap sebagai istri sekaligus ibu nantinya. doakanlah kami wahai kaum pria.. :)

Alhamdulillah , kalau dengan tulisan sedikit ini mampu menggugah untuk jadi perempuan yang solehah , karena sesungguhnya bagi saya perempuan adalah mempunyai derajat keagungan , jaga itu . saya mewakili kaum laki – laki akan berdoa sepenuhnya untuk mendoakan perempuan untuk tetap menyadari kodratnya , tetap istiqomah ya mbak . terima kasih sudah sialturahmi , sering – sering silaturahmi ya

9 02 2008
Dede

bagus nih…..hmmm memang wanita sekarang ini udah banyak kakean tingkah padahal sesungguhnya semua laki2 itu pada dasarnya menginginkan dan mengidam2kan wanita yang sholehah yg bisa mengurus rumah tangga nantinya…
akan tetapi banyak wanita sekarang ini yang kebanyakan polah/tingkah akhirnya hanya jadi permaian laki2 aja….
para wanita seharusnya lebih banyak belajar ilmu agama juga agar nantinya tau posisinya,dihormati laki2,mampu menghasilkan generasi yg unggul dan tidak dipermainkan oleh laki2…..

Ya mudah – mudahan dengan perenungan kecil ini , lebih banyak dari kita yang menyadari perannya masing – masing , supaya balance antara perempuan dan laki – laki . terima kasih sudah mampir dan silaturahmi di blog ini , sering – sering silaturahmi ya
semoga akan semakin banyak perempuan yang sadar kembali ke kodratnya dan menjadi perempuan solehah , seperti dambaan kita kaum laki – laki

9 02 2008
selfpage

Ah saya suka ini tulisannya (tersenyum sumringah). Anda tepat sekali. Banyak yang salah kaprah tentang “persetaraan gender” yang digaungkan oleh sebagian kaum saya (tersenyum meringis). Entah juga tujuannya apa. Mungkin baca bukunya Kartini dalam posisi terbalik barangkali. Sejauh yang saya baca tentang beliau sih, tidak ada tuh beliau mengharapkan wanita untuk berlomba2 kekar2an sama laki2. Beliau hanya menekankan kepada wanita untuk belajar, menuntut ilmu. Nah ini yang saya dukung.

Dibalik kehalusan dan kelembutan perempuan, nyatanya ada kekuatan yang tak terlihat yg dipunyainya yg bisa menggetarkan surga (bahwa surga ada di telapak kakinya ibu toh?). Hitungan amal ibadah perempuan, walaupun tidak senyata jihad yg dilakukan laki-laki, ternyata sama besarnya dengan melakoni peran sebagai istri yang dapat menyenangkan hati suami dan mengasuh dan mendidik anak-anak, menciptakan anak2 agar menjadi prajurit2 yang tangguh. Subhanallah.. Kalau melihat hal seperti ini, trus apa lagi yang digaungkan ttg persetaraan gender? Jelas2 semua mempunyai fungsi dan arti yang berbeda, tapi berkesinambungan. Artinya kedua peran (suami dan istri) itu saling sokong menyokong toh?

Ah.. kalau mau curhat tentang sebagian kaum saya, rasanya ndak putus2nya. Sedih rasanya, apalagi melihat ke lingkungan sendiri. Apalah artinya S1, S2, S3, sampe es lilin, kalau akhirnya ilmu duniawinya malah semakin menjauhkan mereka kepada fungsi riil mereka sebagai perempuan, istri, dan ibu. Semoga ada sumbangsih dari saya, anda, dan yang baca, ttg masalah ini. Amin..

Alhamdulillah , ternyata masih ada yang mau menyadari karunia yang telah diberikan Tuhan . Karena tentunya DIA yang lebih tau fungsi dan peran makhluk yang diciptakan . Tulisan ini sebenarnya pencerahan yang sedikit ketimbang pengalaman real yang ada , contohnya dari kehidupan teladan yang dicontohkan dalam kehidupan rumah tangga Nabi Muhammad SAW beserta istri – istrinya , dimana ada suri tauladan yang masih relevan hingga saat ini dan Insya Allah sampai akhir nanti . Doa saya semoga bisa menjadi pendorong keistiqomahan menjadi wanita yang soleha , minimal bagi lingkungan keluarga .
terima kasih juga sudah silaturahmi di blog ini , sering – sering silaturahmi ya

23 02 2008
baliazura

wanita memang indah untuk dilihat dan asyik untuk dibahas.
apalagi wanita yang berpenampilan santun dan elegan wahh..wanita sekali kelihatannya.saya juga prihatin wanita sekarang banyak yang menjatuhkan penilaiian diri mereka dengan bertingkah dan berpenampilan yang kurang sedap di pandang klo menurut mata saya.ada juga yang bikin miris klo lihat wanita berjilbabb tapi bertingkah krg cocok,misalnya berpelukan dan bergandengan tangan di depan umum,di bus dll.

setiap keindahan yang tampak oleh mata,
hanya istri soleha,perhiasan terindah

*bang haji mode is on*
ya , selain cantik , banyak misteri tentang perempuan . mari kita berdoa semoga semua perempuan muslimah diberi hidayah tentang jilbab yang syar`i dan berperilaku yang syar`i
makasih ya sudah silaturahmi di sini , sering – sering silaturahmi ya , jangan bosan

27 02 2008
L 1 NA

Setuju mas..setuju…
feminisme itu merupakan bentuk perpanjangan tangan kaum kapitalis yang hendak menghancurkan sendi2 pertahanan negara melalui generasi penerus nya…kira2 gitu yang pernah saya baca di spanduk2 demo menentang feminisme hehehe…

Tapi kan masuk akal juga, cuz negara akan hancur bila generasi penerusnya tidak bermoral n berakhlak baik, n tugas seorang ibu lah sebagai pendidik generasi penerus bangsa…
kira2 gitu…

Tapi kesalahan juga tak bisa begitu aja ditimpakan 100% ke kubu para wanita dunk…hehehe…pembelaan nich…
Yang pasti sih kita tidak akan bisa berhasil kalo bekerja sendiri2, jadi harusnya pria n wanita ntu saling bekerjasama untuk mewujudkan nya…apalagi pria adalah pemimpin wanita…jadi…kesimpulannya..pikir az sendiri deh mas…hehehe…

waduh , jadi bingung mikirnya nech
tapi apapun itu tetap komitmen dan istiqomah untuk jadi perempuan yang baik ya
tapi apa saya masih perlu nulis requestnya nich
makasih sudah mampir dan silaturahmi lagi ya
jangan bosan

27 02 2008
reena

Saya setuju mas, emansipasi jaman sekarang sudah salah kaprah.
Perempuan tidak akan pernah bisa sejajar dengan laki2, karena laki2 dan perempuan mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda2, yang harus diperjuangkan oleh kaum perempuan adalah keadilan, bukan kesetaraan. Keadilan dalam memperoleh pendidikan dan penghargaan dalam masyarakat.

setuju banget mbak , semoga lebih banyak perempuan yang sadar akan fungsi dan kewajibannya sebagai seorang perempuan.
makasih ya sudah silaturahmi lagi di sini
sering – sering silaturahmi ya
jangan bosan – bosan

24 04 2008
nyonyeng

perempuan…

sosok tegar di antara bentangan kelemahan

siapa pun
hebat atau biasa
bahagia atau tidak
dibentuk dari suatu tempaan mutlak
bernama perempuan

betul , semoga perempuan mau menyadarinya
terima kasih sudah silaturahmi di sini
sering3 ya , jangan bosan3 ya

6 05 2008
ocha milan

ahh perempuan, mengejar kesetaraan tapi apakah mampu ketika segala pekerjaan berat pria juga dapat diterima si perempuan.. perempuan pengejar kesetaraan harusnya tidak menuntut istilah Ladies First lagi. semua sama, semua rata bagiannya. pertanyaannya: sanggupkah perempuan??

tulisan yg bagus, sayangnya apa segala kesalahan yg terjadi pada anak2 akibat perempuannya??? bagaimana laki2 juga dapat memberikan contoh yg baik sehingga tidak ditiru oleh anaknya?? semua punya porsi, semua punya peran, agar keluarga tidak hancur.

Dan saya setuju, perempuan harus bermartabat. itu penting..
:) just my 2 cents

27 04 2009
tika novita sari

tulisan ini begitu bermanfaat banyak wanita sekarang yang kurang faham apa arti bagi dirinya sendiri tanpa sengaja dengan tingkah laku dan penampilannya dapat membawa dirinya ke lembah kemaksiatan dan pelecehan audzubillah minzalik semoga dengan adanya tulisan ini dapat membuka para hati wanita yang tersesat menuju pada jalan yang diridhoi oleh allah amieeeeen……….

27 04 2009
reallylife

@tika novita sari : makasih ya

12 05 2011
febie

saya setuju…
perempuan yang baik adalah perempuan yg bisa menjaga tingkah lakunya..
smga qt para wanita bisa mnjadi sebaik-baiknya seorang perempuan.
amin :-)

9 03 2012
Rheea

Setuju mas…..
Tpi skrng kbnykan prempuan mlai nakaL2. Ada yg memakai jilbab tpi tidk spnuhnya mnutup aurat. msih ada juga yg tdk trttupi.
Mksihh…..

27 03 2012
Adishty febriana

setuju baget, saya sangat suka mmbaca artikel ini, :)

29 06 2012
rima wirenviona

yeah, smw trgantung wanita,, dunia kan indah jk diisi oleh wanita yg shalehah dg mnyadari kewajibanya…. :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.