demokrasi dan hak asasi manusia

31 01 2008

hm … mungkin temanya agak sedikit berat , bahkan barangkali berat banget . Ya bukannya kepengen jadi seorang komentator meski sekarang lagi ngetrend banget . Gimana ngga ngetrend apa aja bisa jadi bahan komentar , ya soal tempe , soal politik , soal korupsi , bahkan orang yang sudah mati aja pake ikut dikomentarin.

Aku juga bukan pakar yang mengerti apa makna harfiah dari DEMOKRASI dan HAK ASASI MANUSIA.

Cuma karena atas nama itu , kita lupa diri dan cenderung jadi egois . Gimana ngga egois dengan mikirin hak asasi yang kita punya serta atas nama demokrasi , lalu kita memblokir jalan umum , menghancurkan universitas , menggelar demo , habis – habisan mengkritik orang lain .

Pernah terpikir ngga buat koreksi diri sendiri ?

Atas nama demokrasi , kita dengan seenaknya menghujat orang lain , padahal diri kita sendiri belum tentu baik seperti orang tersebut yang kita hujat.

Atas nama hak asasi manusia , kita merasa boleh bertindak anarkis tanpa mikir yang lain punya hak asasi ngga ?

Sebenarnya rada malas juga ngeliat berita di tv yang kayaknya dari stasiun yang satu ke stasiun yang lain , beritanya hampir sama . itu – itu saja , kayaknya negeri ini emang diciptakan muram , selalu saja ada konflik di semua kalangan . Dan lagi – lagi semua mengaku atas nama demokrasi dan hak asasi manusia.

trus surving di blog juga demikian . maaf aku juga menghargai hak orang lain , dan ngga mau menilai , tapi memberi saran , kalo alangkah baiknya kita menulis sesuatu yang penting dan kita maju karenanya.

Jadi kepikiran untuk tidak mengakui yang namanya demokrasi dan hak asasi manusia , karena yang aku lihat dan baca dari sejarah ke sejarah , itu selalu makan korban .

Teori yang dibuat oleh manusia .

Untuk bicara soal agama juga mungkin aku bukan pakarnya , karena nyadar ilmu agama yang aku punya juga masih seujung kuku , dan jujur belum kulaksanakan semua .

Menurut aku sendiri , arti demokrasi adalah sesuatu yang berasal dari rakyat , untuk rakyat dan oleh rakyat , kebebasan berpendapat tapi tetap mengacu pada aturan.

Hak asasi adalah hak pribadi yang orang lain tidak berhak mencampuri tapi hak kita sendiri itu juga tidak mengganggu hak asasi yang lainnya.

Jadi demokrasi silahkan , hak asasi monggo , tapi ingat di atas itu masih ada yang harus diperhatikan , hak umum yang dimiliki oleh orang lain. dan ada negara yang harus punya aturan untuk bisa maju .

karena juga demokrasi itu sendiri berasal dari negara barat sono , dan dari jaman dahulu kala , tapi emang ngga pernah berhasil diterapkan alias gagal.

Dan saat ini , mohon maaf kita berkiblat pada amerika serikat yang kita banggakan sebagai salah satu negara yang berhasil dengan demokrasinya , tapi ups jangan salah , justru disana hak asasi manusianya dikebiri , diskriminasi terhadap SARA juga yang paling tinggi .

Kalo saya lebih memilih kembali ke aturan yang telah disusun oleh Tuhan , karena dia memang yang maha Tau segalanya dan pencipta bumi dan seisinya .

Dia sudah mengatur hubungan yang baik antara sesama , antara penguasa dan rakyat , pemeliharaan sumber daya alam , peningkatan sumber daya manusia , dan juga tentang hak dan kewajiban yang berbeda antara laki – laki dan perempuan.

Jadi demokrasi dan hak asasi manusia , menurut hemat saya harus dipertimbangkan lagi , agar bisa membuat Indonesia ini maju dan ngga berjalan di tempat


Actions

Information

4 responses

2 02 2008
bambang

Salam kenal Pak Said.
Terkadang teori memang terlihat sangat bagus pak, baik itu demokrasi ataupun hak azasi. Tapi prakteknya emang sangat susah untuk membuatnya menjadi ideal seperti yang diharapkan pada teori. Namanya juga produk buatan manusia, tidak mungkin bisa sempurna. Lebih parah lagi kalau kesalahan dari sistem yang ada terus menerus di ulang ulang. Kalau nyadar ini hanyalah sekedar produk manusia, seharusnya mencontoh programmer. Memang setiap produk yang diluncurkan nantinya akan ada bug, tapi sehabis itu ada patchnya lagi. Intinya ya selalu memperbaiki diri, tapi memang itu sangat susah kalau diimplementasikan dalam kehidupan bernegara, apalagi seperti Indonesia. Tapi bukan berarti tanpa harapan, asalkan tentu semua pihak mau berusaha untuk lebih baik. Wallahualam.

sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kunjungan pak bambang . Ya emang bener sekali pak , teori itu lebih gampang ketimbang prakteknya , contohnya saja sekarang saya lagi praktek buat film pendek , dan ternyata tak sependek teorinya , prakteknya panjang banget . semoga harapan saya dan harapan bapak akan terwujud , Indonesia ke depan akan lebih baik lagi . sering – sering silaturahmi ya pak

2 02 2008
zakiyah umami

skrg anarkisme, kebrutalan diatasnamakan demokrasi atas hak asasi.Semua hanya tameng dari premanisme yang berkedok intelektualitas. Yang menjadi pertanyaan, apakah membuahkan win-win solution dari apa yg telah dilakukan?
pembangunan positif adalah bagaimana cara kita mensumbangsihkan otak, pemikiran untuk membangun bangsa ini, mencari jalan keluar atas permasalahan yang ada di negara ini, serta berintopeksi atas apa yang telah dilakukan bangsa sehingga menjjadikan keterpurukakn suatu negara yang menghancurkan rakyat.

Dari lubuk hati yang paling dalam , itulah yang saya inginkan mbak . Minimal dari 220 juta penduduk Indonesia , ada sekitar 20 % orang – orang nya yang menjadi lokomotif dalam beraksi bukan cuma hanya jadi komentator dan provokator . semoga Indonesia ke depan lebih baik . Terima kasih atas silatrahminya .

17 04 2008
re

waduh bagus banget pembahasannya om!! bener-bener ngebantu buat UTS saya!
makasih ya om untuk nulis pembahasan soal ini!

sama-sama
semoga UTS nya lulus ya
terima kasih juga sudah silaturahmi di sini
sering3 ya , jangan bosan3 ya

4 04 2014
skin care

Excellent article! We are linking to this great content on our site.
Keep up the great writing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s