aku kecil ya Allah

27 12 2007

kuhirup lagi udara pagi yang menyegarkan

kusyukuri lagi mentari pagi hari yang hangat menyapa

mendengarkan kicauan burung yang bersenandung detak jantungku masih berdetak hari ini

inilah anugrah di antara beban yang menghimpit

pemaknaan kisah kehidupan yang hakiki

menikmati perjalanan hidup yang penuh warna

romansa berjalan silih berganti

kodrat alamiah dari sang Maha Pencipta

yang terkadang kita lupa dan alpa karenanya

silau oleh dunia yang indah bersifat maya

terlalu sombong dan angkuh pada ke Akuan

merendahkan ciptaan lain yang tak sempurna

meski IA yang mencipta tak pernah membedakan

kemunafikan selalu merajai hati kita

kedengkian dan iri hati juga egoisme

dimana lagi puncak kebahagiaan kau cari

ketenangan dan kedamaian yang kau idamkan

jikalau kau sibuk mengurusi hal-hal semu

dan lagi-lagi kita lupa dan alpa

mensyukuri nikmatnya udara pagi

riuhnya kicau burung yang seirama

lupa lagi pada sang Khaliq yang Maha Segalanya


Actions

Information

24 responses

9 01 2008
subhan

Puisi puisi karya anda semuamya bagus saya merasa iri pada anda. walaupun saya seorang guru bahasa tapi kadang saya suluit untuk berinspirasi menulis sebuah puisi. GOOD LUCK!!!

9 01 2008
Ramadhani

Saya merasa bangga pada anda puisi2 karya anda banyak mengandung makna kehidupan. saya iri pada anda, walaupun saya seorang guru bahasa tapi kadang saya sulit untuk mencari sebuah inspirasi menulis puisi, terutama puisi islami. Good Luck!!!

11 01 2008
Nin

Terima kasih sudah mengundang saya kesini.
Apa yang tertulis diatas tidak bisa terbantahkan lagi, bahwa DIA Maha Segalanya. Apabila segala urusan dikembalikan kepada-Nya maka tidak akan terasa berat.
Namun kita diberikan-Nya 2 telinga agar kita mampu banyak mendengarkan, karena ‘mendengar’ bukanlah perkara yang mudah, perlu banyak latihan. Mendengarkan permasalahan orang lain dan merasakan permasalahan sendiri, membuat kita bisa menikmati mewarnanya hidup, yang kesemuanya memang DIA ciptakan untuk pendewasaan diri hamba-Nya.
…. Blog yang bersahaja…

12 01 2008
realylife

terima kasih atas komentnya ya mbak
sering-sering berkunjung
wassalam

12 01 2008
Muh. Ulinnuha

Kesasar kesini dari pak rahard :p

13 01 2008
realylife

terima kasih atas kunjungannya pak Muh. sering-sering ya kesasar ke sini

buat ramdani dan subhan , sering-sering berkunjung ya

13 01 2008
Ram-Ram Muhammad

Assalaamu ‘alaikum
Halah… keluarga kecil yang bahagia.
Salam kenal juga ya…
Puisi yang menggugah dan mencerahkan. Kita memang kecil, sangat kecil, namun seringkali merasa besar, bahkan merasa lebih besar dari Allah.

13 01 2008
Ram-Ram Muhammad

Jangan pake moderasi dunk…:mrgreen:

13 01 2008
realylife

makasih ya pak atas kunjungannya
nanti saya coba ngga pake moderasi , soalnya takut sama koment yang spam pak.
Insya Allah ngga pake moderasi lagi
sering-sering berkunjung ya pak

13 01 2008
mataharicinta

i did read it.
thank you.
your writing has recognized me.
semoga kedepan akan semakin terjaga.
nice posting:)

14 01 2008
realylife

sama – sama mba matahari cinta
silahkan sering-sering berkunjung ke sini
Insya Allah akan terus menulis

15 01 2008
bening1

Salam kenal,puisinya bagus..
InsyaAllah kita akan saling menukar banyak hikmah dg saling membaca tulisan yg lain.

http://bening1.wordpress.com

makasih , nanti saya mampir . sering-sering silaturahmi ya

15 01 2008
Fakhrurrozy

Memang, terkadang sadar atau tidak sadar kita telah membesarkan diri sendiri. Memandang orang lain lebih rendah, yang sayangnya diukur dgn diri pribadi kita sendiri (rasa ke-Aku-an).
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Setiap diri kita hanya berusaha melakukan sesuatu agar bisa terlihat lebih baik sesuai aturan-aturan dan ketetapan-Nya dan berharga serta diridhoi oleh Allah Yang Maha Agung…

Terima kasih telah mengundang saya kesini, semoga silaturrahim ini bisa langgeng🙂

Wassalam

makasih udah mau mapir mas , Insya Allah silaturahmi akan terjaga .
sering-sering mampir ya

16 01 2008
ansori

Indah sekali mas…
akan lebih indah lagi kalau “RASA” dan pengakuan seperti ini kita dalami lagi, kitarutinkan setiap hari utk slalu merasa spt ini dan mengakui ke-kecil-an kita, selepas sholat misalnya atau ketika kita memulia hari di pagi hari… agar semakin bertambah keimanan dan hilang kesombongan dari diri kita…

alhamdulillah mas , tapi sekali lagi kesempurnaan hanya milik Allah , Dia lah yang melahirkan bait indah tadi melalui pikiran saya makhluknya yang sangat hamba pada dirinya . Makasih atas silaturahminya , sering-sering mampir ya

23 01 2008
paragraphdalamhujan

Terima kasih sudah mengingatkan….
semoga kita bisa terus saling mengingatkan untuk menjadi lebih baik di setiap detiknya… (AMIN)

alhamdulillah sudah bisa mengingatkan orang lain . tapi pada dasarnya saya mengingatkan diri saya sendiri. terima kasih atas silaturahminya. sering -sering silaturahmi ya

28 01 2008
Go_Nen!

Assalamu’alaikum wa rahmah wa barakah, akhi. salam kenal🙂

waalaikumsalam wa rahma wa barakah. salam kenal juga . terima kasih atas silaturahminya ya , sering – sering silaturahmi ya

28 01 2008
rwinciyin

Berkunjung lagi….melompat dari koment ke koment. Syang bgt eRween ndak sempat posting terbaru lagi SKRIPSI ON

ok dech , aku doain semoga cepet selesai skripsinya .
makasih ya udah sering lompat kasih koment dan silaturahmi

29 01 2008
4ngg4dapriya

good.. pikiran jadi positif

amin , semoga bisa terus membuat orang lain berpikiran positif terus .
terima lasih atas silaturahminya , sering – sering silaturahmi ya

23 02 2008
lakhsmi

puisi yang bagus
memang terkadang kita lupa dan juga alpa.tapi yang bisa kita lakukan hanyalah terus berusaha dan berdoa untuk mendapatkan dan melakukan yang terbaik

Alhamdulillah , makasih mbak . semoga dia kita semua dikabulkan ya
terima kasih sudah silaturahmi di sini
sering – sering silaturahmi ya mbak
jangan bosan

4 04 2008
venti

puisinya menyentuh banget… bagus… mengena sekali… boleh aku copy ya…🙂

bole banget mbak , saya nda keberatan
maksih ya sudah silaturahmi di sini
sering4 ya , jangan bosan3 ya

22 05 2008
datyo

Mas dulu saya gak paham puisi..gara gara Andrea Hirata, saya mencoba untuk memahami puisi. Ternyata indah sekali seperti puisi puisi anda diatas.

28 04 2009
nadya

Subhanallah,,
terima kasih sudah mengingatkanNya dengan tulisan ini

29 04 2009
realylife

@nadya : sama-sama

14 09 2011
lembayung

Assalamu’alaikum,, ijin copas puisinya ya bang. Mksh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s